Tugas Video Pertemuan 13
Link video youtube : disini atau https://www.youtube.com/watch?v=qagEPFjQtkE
Tugas Video Pertemuan 13
Link video youtube : disini atau https://www.youtube.com/watch?v=qagEPFjQtkE
Mata kuliah : Jaringan Komputer
Kelas : 12.4A.37
Anggota:
Farhan Gazalba (12201257)
Ayuni Novianti (12200788)
Riky Faturozi (12200583)
Salsabila Ramadaniah (12201217)
1.
Fungsi-Fungsi dari protokol
ICMP : Apa Itu ICMP? Inilah Pengertian dan Fungsinya - Electronic
Solution & √ FUNGSI PROTOKOL ICMP, POP3, SMTP, FTP, ARP (isky.web.id)
a. Membantu proses
eror handling : Fungsi utama ICMP yaitu melengkapi kebutuhan komunikasi antar
perankat dalam satu jaringan. Dengan
terdapatnya protocol ICMP ini, jadi setiap mengalami eror langsung bisa
dihandle oleh protocol ICMP.
Ada beberapa pesan yang dikirim oleh protocol ICMP :
- ICMP Eror Message tipe pesan yang terjadi oleh kesalahan jaringan komputer.
- ICMP Query Message berisi informasi tentang kondisi jaringan yang dikirim
untuk pengirim paket.
ICMP Error Message bisa dipecah menjadi 5 kategori,
1. Destination Unreachable : Penyebab utamanya yaitu jalur fisik dan logic yang
terputus sehingga tidak bisa mencapai host tujuan.
2. Time Exceeded : Dengan sederhananya, pesan ini akan muncul ketika waktunya
habis.
3. Parameter Problem : Pesan ini terhubung dengan kesalahan pada header tiap
paket yang akan dikirimkan.
4. Source Quench : Protokol ICMP akan mengirimkan source quench apabila network
tujuan sedang kelebihan beban sehingga mempengaruhi performanya.
5. Redirect : Kategori pesan ini muncul apabila transmisi data melalui rute
yang salah. Sehingga akan dialihkan ke rute yang seharusnya.
b. Mengendalikan
Pengaturan Jaringan Komputer : bertugas untuk mengatur dan mengontrol seluruh
macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan komputer.
c. Menyediakan
pengendalian error dan pengendalian arus pada network, layer atau lapisan
jaringan : melaksanakan introduksi terhadap arus informasi yang ditransmisikan
pada network layer.
POP3 : berfungsi sebagai protokol untuk mengambil
email dari server email lalu dikirimkan ke email lokal client. Oleh karena itu
POP3 juga disebut sebagai protokol komunikasi satu arah.
SMTP : Fungsi SMTP melakukan transfer email ke
pengguna berbasis IP address pada TCP port 25 menggunakan serangkaian perintah
mesin antar host.
Kerahasian pribadi user.
Dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.
Mempermudah pengguna dalam sistem komunikasi.
FTP : Pertukaran File Dapat Dilakukan Dengan Aman : FTP sangat berguna bagi para pengguna website, yang mana penggunanya dapat membuat cadangan data pada suatu website dengan mudah. Jika terjadi koneksi putus padahal sedang mengirim data, maka data tersebut tidak akan hilang.
Memfasilitasi Pengiriman Dua Arah
Layanan FTP berfungsi bagi para pengguna yang
melakukan tukar menukar data dan informasi tersebut terjadi dua arah, misalnya
seseorang yang ingin mengirimkan file kepada dua alamat sekaligus.
Transfer Data Menjadi Lebih Efisien
FTP banyak digunakan karena dapat membantu transfer
file dan data menjadi lebih praktis dan
efisien. Selain itu, data yang akan dikirim menjadi lebih teratur.
ARP : Protokol yang berfungsi memetakan IP address
menjadi MAC (Media Access Control) Address.ARP merupakan penghubung antara
datalink layer dan IP layer pada TCP/IP. Semua komunikasi yang berbasis Ethernet
menggunakan protokol ARP.
2. Kelebihan &
Kekurangan Ipv4 & Ipv6 : KELEBIHAN : Ipv6 :
IPV6 menjadi solusi dari keterbatasan alamat IPV4 yang hanya 32 bit sementara
pada IPV6 sudah menggunakan 128 bit. Sehingga IPV6 lebih unggul dari segi
pengalamatan yang lebih banyak yang mana memungkinkan pengalamatan ke berbagai
perangkat.
Aspek keamanan serta kualitas layanan yang lebih
terintegrasi
IPV6 di desain auto konfigurasi dan strukturnya yang
hierarki memungkinkan dukungan komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi
end-to-end.
IPV6 memungkinkan untuk komunikasi pirtupir tanpa melalui NAT, dalam hal ini dapat memudahkan proses kolaborasi atau komunikasi antara manusia ke manusia, mesin ke mesin, maupun manusia ke mesin dan sebaliknya.
KEKURANGAN : Operasi IPv6 membutuhkan perubahan
perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
- Harus ada
pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab
masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.
KELEBIHAN IPV4 : Ukuran paket pada link layer tidak
batasannya dan harus dapat menyusun kembali paket yang berukuran sebesar 576
byte
Rute informasi yang dikelola tidak memerlukan
keseluruhan 32-bit, tetapi hanya beberapa bagiannya saja. sehingga besar
informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan
diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address
bagian host pada masing-masing hostnya.
KEKURANGAN IPV4 : Harus dikonfigurasi secara manual atau dengan DHCP IPv4
Dukungan terhadap IPsec hanya bersifat opsional, tidak
wajib
Hanya memiliki kapasitas penyimpanan alamat sebanyak 4
miliar, tetapi nyatanya tidak mencapai 4 miliar karena terdapat beberapa
pembatasan.